KALAMOEDA.COM, Bandung — Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Jawa Barat. Seorang pelajar laki-laki berusia 17 tahun asal Cimahi ditemukan tewas setelah diduga menjatuhkan diri dari Jalan Layang (Flyover) Prof. Mochtar Kusumaatmadja atau Pasupati, Kota Bandung, pada Selasa (10/02/2026) pagi.
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 07.15 WIB ini mengejutkan para pengendara yang sedang melintas di kawasan padat lalu lintas tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang ke lokasi seorang diri menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi D 5370 SBP.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Cahyadi (38), sebagaimana dikutip dari laporan Tribun Jabar, menuturkan bahwa aksi tersebut berlangsung sangat cepat. Korban terlihat memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan layang sebelum akhirnya menaiki pagar pembatas.
“Sempat mau dicegah, tapi tidak sempat karena kejadiannya sangat cepat,” ungkap Cahyadi di lokasi pada saat diwawancarai awak media pada Selasa (10/02/2026) pagi.
Saksi juga menambahkan bahwa sebelum melompat, korban yang mengenakan jaket hitam tersebut sempat terlihat berdiri dengan wajah bingung dan pucat.
Pihak kepolisian dari Polsek Bandung Wetan segera tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, membenarkan insiden tersebut dan mengonfirmasi identitas korban sebagai pelajar.
“Kejadian sekitar pukul 07.15 WIB. Korban melompat dari ketinggian sekitar 60 meter,” jelas AKP Bagus Yudo dalam keterangan yang diwawancarai oleh tim redaksi Jabar TribunNews.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif di balik aksi nekat tersebut. Pendalaman juga dilakukan dengan memeriksa telepon genggam milik korban untuk menelusuri apakah terdapat pesan terakhir atau riwayat komunikasi dengan keluarga maupun kerabat.
Jasad korban kemudian dievakuasi oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dan kepolisian ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk penanganan lebih lanjut. Kendaraan milik korban juga telah diamankan sebagai barang bukti.
Disclaimer:
Berita ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri.
Bagi pembaca Kala Moeda yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Tersedia juga layanan konseling dari pemerintah melalui laman Sejiwa atau hotline 119.
Sumber Referensi:
Artikel ini disarikan dari laporan Tribun JabarNews mengenai pelajar asal Cimahi yang diduga akhiri hidup di flyover Pasupati







