Menu

Dark Mode
Ratusan Pemimpin Pelajar Muda Se-Jabodetabek Gegaskan Kepemimpinan Islami di Ramadhan Leadership Summit UIKA Bogor! Pengkhianatan Pertemanan Berujung Tragedi: Kisah Remaja SMPN 26 Bandung yang Direkayasa Jadi Korban Penculikan Gubernur Sumbar HEBOH! Larang Anak di Bawah 16 Tahun Menggunakan Medsos: “Jangan Sampai Rusak Generasi Bangsa!” Dari Pelantikan ke Pergerakan: KMHB UIN Bandung Resmi Awali Journey 2025–2026 UI Nyatakan Demonstran Viral yang Menunjuk Polisi Bukan Mahasiswa Mereka Kampus Bukan Alat Kekuasaan: Pesan Keras dari Sikap BEM UGM

Pelajar

Kebijakan Dedi Mulyadi Masuk Sekolah Pukul 6 Pagi, Siswa Harus Disiplin!

badge-check


					Dedi Mulyadi Bakal Gulirkan Sekolah Pukul 6 Pagi
Sumber foto: Bima Bagaskara/detikJabar

Perbesar

Dedi Mulyadi Bakal Gulirkan Sekolah Pukul 6 Pagi Sumber foto: Bima Bagaskara/detikJabar

KALAMOEDA.COM, Bandung –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan kebijakan masuk sekolah pukul 06.30 WIB dan akan direalisasikan pada tahun ajaran baru 2025/2026 sesusai dengan Surat Edaran Nomor 58/PK.03/DISDIK. Kebijakan ini memicu berbagai kritik dari kalangan masyarakat.

Forum Orang Tua Siswa Jawa Barat (FORTUNIS) menyampaikan bahwa Gubernur harus mengkaji terlebih dahulu dan mempertimbangkan dampak-dampak yang akan terjadi dengan adanya kebijakan ini. Ketua FORTUNIS, Dwi Subawanto memberikan kritik yang sama atas kebijakan baru Dedi Mulyadi tersebut.

“Jadi, harusnya sebelum mengeluarkan surat edaran ini harus  berdiskusi dulu dengan Wakasek Kurikulum dari berbagai sekolah untuk menyelaraskan kebijakannya agar tidak keluar dari kurikulum yang ditetapkan kementerian,” kata Dwi saat dihubungi Tribun.jabarnews.com melalui telefonnya, pada Rabu (4/6/2025).

Dwi menambahkan sarana dan prasarana setiap kota dan kabupaten harus dipersiapkan demi menunjang kebijakan baru ini.  “Sarana prasarana yang harus diperhatikan mulai dari infrastruktur jalan yang harus dipastikan mulus, sehingga para siswa tidak mengalami kendala selama menempuh perjalanan ke sekolah,” ungkapnya.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), waktu masuk sekolah ideal yaitu yang mempertimbangkan waktu tidur siswa. Hal ini menjelaskan bahwa para siswa dan siswi harus mendapatkan istirahat malam yang tercukupi.

AAP juga menambahkan untuk sekolah menengah pertama dan ke atas, jam belajar tepatnya mulai pukul 8.30 pagi atau lebih lambat. Jika terlalu pagi memungkinkan para siswa menjadi kurang tidur, yang berdampak pada prestasi anak disekolah.

“Waktu mulai sekolah memiliki dampak besar terhadap cara siswa belajar dan berprestasi dalam pendidikan mereka. Meminta seorang anak untuk bangun dan waspada pada pukul 7:30 pagi sama seperti meminta orang dewasa untuk aktif dan waspada pada pukul 5:30 pagi,” kata Horacio de la Iglesia, yang turut menulis penelitian tersebut, dilansir National Education Association (NEA).

Muhammad Annazriel Suryadi telah berkontribusi pada penulisan ini

Sumber: Metro TV, News.com, Detik.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ratusan Pemimpin Pelajar Muda Se-Jabodetabek Gegaskan Kepemimpinan Islami di Ramadhan Leadership Summit UIKA Bogor!

10 March 2026 - 12:06 WIB

Gubernur Sumbar HEBOH! Larang Anak di Bawah 16 Tahun Menggunakan Medsos: “Jangan Sampai Rusak Generasi Bangsa!”

9 March 2026 - 15:42 WIB

UI Nyatakan Demonstran Viral yang Menunjuk Polisi Bukan Mahasiswa Mereka

3 March 2026 - 15:43 WIB

Disdik DKI Tetapkan Batas Akhir Kegiatan Belajar Selama Ramadan Pukul 14.00 WIB

23 February 2026 - 10:38 WIB

3 Pelajar Bandung Juarai “Change It Challenge” Besutan Monash University

12 February 2026 - 13:30 WIB

Trending on Pendidikan