KALAMOEDA.COM, BANDUNG — Kepengurusan baru Keluarga Mahasiswa Himpunan Biologi (KMHB) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi dilantik pada Sabtu, 28 Februari 2026. Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru KMHB melalui tema Journey of KMHB 25/26, yang diharapkan menjadi arah gerak organisasi selama satu tahun ke depan.
Ketua Pelaksana pelantikan, Muhammad Ridhan Fairuszy, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan. Pelantikan, kata dia, juga menjadi momentum untuk menegaskan nilai integritas mahasiswa yang berlandaskan keislaman.
“Mungkin untuk hal-hal besar yang diadopsi oleh KMHB itu mungkin lebih ke integritas sebagai mahasiswa yang berkembang dengan keislaman gitu. Jadi mungkin di sini nanti kita akan mengembangkan bagaimana cara mengembangkan perilaku sikap mahasiswa sehari-hari dengan asas keislaman yang tentu memiliki tanggung jawab dan rasa memiliki yang lebih tinggi gitu,” ujarnya saat diwawancarai tim Kala Moeda pada Sabtu, (28/2/2026).
Ridhan menjelaskan, konsep tersebut diambil dari teladan Nabi Muhammad SAW yang dinilai relevan dengan tantangan mahasiswa saat ini.
“Karena konsep tersebut kita mungkin ngambil pada Suri Teladan kita sebagai Nabi Muhammad SAW yang di mana hal tersebut sangat relevan dengan tantangan di zaman saat ini gitu. Di mana Nabi Muhammad sebagai Suri Teladan umat muslim itu dirasa sangat pas untuk menjadi pedoman dalam KMHB ke depannya gitu,” katanya.
Ia menilai keberhasilan pelantikan tidak berhenti pada pelaksanaan acara semata. Menurutnya, ukuran keberhasilan justru akan terlihat dari keberlanjutan program dan inovasi yang dihasilkan selama satu periode kepengurusan.
“Oke mungkin hal-hal tersebut dapat terlihat nanti ketika outputnya gitu. Dapat dilihat juga dari keberlangsungan selama satu periode ini. Mungkin juga nanti pasti akan selalu ada gebrakan baru yang pasti akan sangat dinantikan. Terutama mahasiswa biologi, mungkin ditunggu aja,” ujarnya.
Jika pelantikan menjadi momentum penguatan komitmen organisasi, Ketua Umum KMHB periode 2025–2026, Cinta Dzikirna Sabella, memaknai tema Journey of KMHB sebagai perjalanan kepemimpinan yang tidak mudah dan akan diwarnai berbagai dinamika organisasi.
“Kalau dari aku pastinya perjalanan ini pastinya nggak akan mudah. Cuma kalau aku tuh sebenarnya, prinsip hidup aku tuh selalProsesi pelantikan kepengurusan KMHB Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2025–2026 pada Sabtu (28/2/2026).
u tenang dan juga selalu menjalankan apa yang memang harus dijalankan dan pun pastinya diusahakan dengan apa yang aku bisa dan pastinya yang maksimal gitu,” ujarnya saat diwawancarai tim Kala Moeda pada Sabtu, (28/2/2026).
Dalam kepemimpinannya, Cinta menegaskan dua nilai utama yang akan menjadi landasan arah organisasi, yaitu kemampuan beradaptasi dan kolaborasi antaranggota.
“Kalau dari aku sebetulnya ini gagasan utama aku ya terdiri dari dua poin yaitu adaptif dan juga kolaboratif,” katanya.
Pada awal kepengurusan, KMHB juga akan memperkuat integrasi antara kegiatan akademik dan organisasi melalui pembentukan kembali kelompok belajar Biologi.
“Aku akan melaksanakan KOBI atau Kelompok Belajar Biologi, yang mana sebenarnya dulu sempat ada. Cuman sekarang itu jadi gak ada lagi dan aku ingin memaksimalkan lagi kelompok belajar itu,” ujarnya.
Melalui kepengurusan baru ini, Keluarga Mahasiswa Himpunan Biologi (KMHB) diharapkan tidak hanya menjadi ruang aktivitas organisasi, tetapi juga wadah bagi mahasiswa Biologi untuk berkembang, berkolaborasi, serta menyalurkan aspirasi mereka selama satu periode kepengurusan.
“Ketika teman-teman menginginkan suatu hal yang memang ada kaitannya dengan KMHB atau biologi terkait minat dan bakat itu segera disampaikan supaya dari kita bisa memfasilitasi apa yang memang jadi kebutuhan,” ujarnya.
Yolanda Fatikha Mi’raj telah berkontribusi pada penulisan ini.







